SUKSESKAN ATS DENGAN KEMAH PENDIDIKAN KESETARAAN


 

Penyerahan dari FMPP ke Narasumber

Grobogan, 17 Juni 2023

PKBM dan SKB  di Grobogan mengadakan Kemah Pendidikan Kesetaraan dan Sarasehan dengan tema kesetaraan mengabdi untuk masyarakat berkarya untuk bangsa.

Kegiatan dilaksanakan di wanawisata sendangcoyo pada Sabtu - Minggu, tanggal 17-18 Juni 2023 hadir sebagai Keynote Speaker dari Bapeda Kab Grobogan Joko Ariyadi, sedangkan pematerinya adalah Dispermasdes Yuono Joko, Dinas Pendidikan Sutomo,  dan dari BAZNAS Pujiyanto.

Misbachul Munir selalu Ketua FMPP (Forum Masyarakat Peduli Pendidikan) Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Grobogan di semua leading sektoral di Kabupaten Grobogan hal ini dilakukan secara bergandeng tangan bersama untuk penuntasan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Grobogan.

Misbachul Munir, M.S.I Ketua FMPP Kab Grobogan


Sutomo Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa Kabupaten Grobogan termasuk dalam kategori  kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah sebanyak 898 anak terdata tidak sekolah dan dari jumlah tersebut  sudah tervevali sebanyak 510 anak.

Peran Bapeda dalam penanganan ATS Bapeda berperan sebagai mediator di Dinas dan perusahaan di Kab Grobogan untuk menyampaikan bantuan kepada masyarakat miskin, tiap bulan melakukan verval setiap hari Jum'at di lakukan rapat Minggu.

PKBM merupakan ujung tombak penanganan ATS merupakan rujukan untuk kembali sekolah. Saya mau saya bisa. tambah Bapeda

Pujiyanto  menyampaikan materi peran BAZNAS dalam sukses ATS 


Godong salam godong jati "jawab salam mudah rejeki"  awal pembicaraan dari Yuono Joko selaku perwakilan dari Dispermades. beberapa hal yang sudah dilakukan oleh Dispermades diantara mendata secara Riel ada 8 desa menjadi lokasi sasaran, selain itu ada alokasi desa untuk penuntasan ATS, pembangunan manusia lebih penting dari sarana dan prasarana dengan melakukan pemberian makanan tambahan yang gizinya sudah di ukur. 

sedangkan Pujiyanto perwakilan dati BAZNAS Pendidikan sangat penting setelah makan, mendidik adalah memanusiakan manusia, BAZNAS pusat mempunyai SMP cendikia dan gratis ada 1 di Bogor, BAZNAS Grobogan melakukan kerjasama BPUPN dengan salah satu pesantren di Grobogan, menyekolahkan 2 orang untuk menjadi Tahfidz.

Ada juga beasiswa SD, SMP, SMA dan S1  BAZNAS untuk starting, BPJS, RTLH dan saat ini BAZNAS menyalurkan 1000 BPJS untuk warga miskin. Imbuh Pujiyanto.

Selain kegiatan Kemah di pagi hari teman teman diadakan senam bersama dan pembagian doorprize selain itu dilakukan bhakti sosial PKBM Peduli lingkungan dengan melakukan penanaman Pohon di sekitar wanawisata sendang coyo.

Penanman pohon di wanawisata sendang coyo

ATS di Grobogan tidak akan bisa terselesaikan secara maksimal apabila tidak bergandeng tangan dari Pemerintah dan Swasta di Kabupaten Grobogan dengan suksesnya ATS akan menjadi tolak ukur Kemiskinan dan Pendidikan di Kabupaten Grobogan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar