BASMALA ADALAH


 

BASMALA bukan sekadar singkatan, melainkan janji kami kepada orang tua untuk melahirkan generasi dengan 7 (tujuh) karakter utama:

Berikut adalah penjabaran mendalam mengenai akronim BASMALA (Berilmu, Agamis, Santun, Mandiri, Amanah, Luhur, Aktif).

1. B - BERILMU (Knowledgeable)

  • Makna: Memiliki kompetensi akademik yang mumpuni, baik dalam ilmu agama (Diniyah) maupun ilmu pengetahuan umum (Sains & Teknologi).

  • Implementasi di Sekolah:

    • Siswa menguasai dasar-dasar keislaman (Fiqih, Al-Qur'an Hadits, Bahasa Arab) sebagai pondasi hidup (60% Kurikulum).

    • Siswa memiliki kemampuan literasi, numerasi, dan sains yang kompetitif untuk melanjutkan ke jenjang SMP/MTs Favorit (40% Kurikulum).

    • Siswa diajarkan ilmu yang amaliah (bisa dipraktikkan), seperti ilmu pertanian modern atau teknologi sederhana yang bermanfaat bagi desa.

2. A - AGAMIS (Religious)

  • Makna: Menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sekadar "tahu" agama, tapi "hidup" dengan agama.

  • Implementasi di Sekolah:

    • Terlihat dari pembiasaan Sholat Dhuha dan Sholat Dhuhur Berjamaah yang dijalankan dengan kesadaran, bukan paksaan.

    • Memiliki hafalan Al-Qur'an (Tahfidz) sesuai target juz yang ditentukan.

    • Menerapkan adab-adab Islami, seperti berdoa sebelum makan, masuk masjid dengan kaki kanan, dan menjaga kebersihan ( thaharah).

3. S - SANTUN (Polite & Courteous)

  • Makna: Menjunjung tinggi tata krama, etika, dan unggah-ungguh (sopan santun) khas budaya Jawa yang halus, baik dalam perkataan maupun perbuatan.

  • Implementasi di Sekolah:

    • Membiasakan 3S: Senyum, Salam, Salim kepada guru, orang tua, dan sesama teman.

    • Menggunakan bahasa yang baik (Krama Inggil) saat berbicara dengan orang yang lebih tua.

    • Menghormati orang tua petani; tidak malu mencium tangan ayah-ibu yang kasar karena bekerja di sawah, sebagai bentuk bakti (Birrul Walidain).

4. M - MANDIRI (Independent)

  • Makna: Kemampuan untuk melakukan tugas dan memecahkan masalah sendiri tanpa bergantung berlebihan pada orang lain, serta memiliki jiwa juang (resilience) yang tangguh.

  • Implementasi di Sekolah:

    • Siswa dilatih mengurus diri sendiri: memakai sepatu, merapikan alat tulis, hingga menjaga kebersihan kelas tanpa menunggu perintah pesuruh sekolah.

    • Menanamkan mental "Tahan Banting" layaknya seorang petani yang sabar merawat tanaman hingga panen. Tidak mudah mengeluh saat menghadapi pelajaran yang sulit.

5. A - AMANAH (Trustworthy)

  • Makna: Dapat dipercaya, jujur, dan bertanggung jawab atas segala tugas yang diberikan. Sifat ini meneladani sifat wajib Rasulullah SAW (Al-Amin).

  • Implementasi di Sekolah:

    • Jujur dalam mengerjakan ujian (tidak menyontek) dan jujur dalam berkata.

    • Bertanggung jawab saat diberi tugas piket kelas, tugas menyiram tanaman, atau menjadi petugas upacara.

    • Menjaga barang milik sendiri dan mengembalikan barang temuan yang bukan haknya.

6. L - LUHUR (Noble Character)

  • Makna: Memiliki Budi Pekerti Luhur atau Akhlakul Karimah. Ini adalah puncak dari pendidikan karakter, di mana siswa menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas otaknya, tapi bersih hatinya.

  • Implementasi di Sekolah:

    • Memiliki rasa empati dan kasih sayang kepada sesama (tidak melakukan bullying).

    • Suka menolong teman yang kesusahan dan gemar bersedekah (Infaq Jumat).

    • Menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater di manapun berada.

7. A - AKTIF (Active & Dynamic)

  • Makna: Bergerak dinamis, sehat secara fisik, partisipatif dalam kegiatan sosial, dan peka terhadap lingkungan sekitar.

  • Implementasi di Sekolah:

    • Aktif dalam pembelajaran di kelas (berani bertanya dan berpendapat).

    • Sehat dan bugar melalui kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler.

    • Terlibat aktif dalam kegiatan Gotong Royong menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan desa (sesuai semangat desa Tambakan).

    • Kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan potensi alam sekitar (misal: membuat kerajinan dari limbah pertanian).


Kami menegaskan bahwa lulusan dari YPIS BASMALA dipersiapkan untuk menjadi Generasi Emas Indonesia. Mereka adalah anak-anak yang Berilmu tinggi namun tetap Santun membumi; anak-anak yang Agamis dalam ibadah namun Aktif berkontribusi bagi masyarakat; anak-anak yang Mandiri dan Amanah memegang kepercayaan, demi mencapai derajat kemuliaan yang Luhur di sisi Allah SWT dan manusia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar